You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Angseri
Logo Desa Angseri
Desa Angseri

Kec. Baturiti, Kab. TABANAN, Provinsi Bali

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH DESA ANGSERI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN - PROVINSI BALI ! Jam Operasional Pelayanan Kantor Desa Mulai Jam 08.00 - 14.00 Wita, Info Dan Alamat Kantor Desa Silahkan Klik Disini ~> SIDA (Sistem Informasi Desa Angseri) Adalah Inovasi Dalam Pelayanan Dan Informasi Berbasis Digital Untuk Memudahkan Warga Desa Dan Masyarakat Dalam Mengakses Informasi Desa Angseri, Mendapatkan Pelayanan Prima Serta Keterbukaan Informasi Publik Yang Baik Dan Berkelanjutan

Kondisi Kelembagaan

Administrator 14 Juli 2022 Dibaca 392 Kali
Kondisi Kelembagaan

Disamping kelembagaan administratif Pemerintahan Desa dan Kelembagaan Adat dari Banjar Pakraman, adapun kelembagaan lain di Desa Angseri yang muncul atau didorong oleh motif ekonomi, budaya, kesehatan, pendidikan, dan sosial politik. Kelembagaan dari Pemerintah Desa antara lain Pemerintah Desa, BPD, PKK Desa, dan PKK Banjar. Kemudian kelembagaan dari sisi ekonomi antara lain Koperasi Banjar, LPD, Kelompok Usaha Kecil, Kelompok Tani, Kelompok Ternak, Gapoktan, dan lain sebagainya. Selanjutnya kelembagaan dari sisi pendidikan antara lain komite sekolah, guru-guru, dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat kelembagaan dari sisi kesehatan seperti posyandu. Adapun kelembagaan lain dari sisi budaya seperti sekaa gong, sekaa santi, dan lain sebagainya serta kelembagaan dari sisi sosial dan politik seperti karang taruna. Dari aspek keagamaan dan kelembagaan adat, Desa Angseri terdiri atas 3 banjar adat sebagai berikut:

  1. Banjar Adat Tegeh
  2. Banjar Adat Angseri
  3. Banjar Adat Munduk Lumbang

Sama halnya seperti desa lain yang ada di Bali, Desa Angseri juga memiliki banyak Pura. Pura-pura yang ada di Desa Angseri yaitu Pura Kahyangan Tiga (Pura Desa, Pura Puseh, dan Pura Dalem), Pura Melanting, Pura Kahyangan Jagat, dan Merajan Gede. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sarat akan kehidupan yang religius. Pelaksanaan kegiatan keagamaan berlangsung sepanjang tahun. Keharmonisan antar warga tetap dijaga untuk menyatukan visi dan misi serta melangkah bersama dalam suasana kekerabatan yang kondusif. Implementasi bentuk persatuan, kekeluargaan, dan kekerabatan diwujudkan melalui koordinasi antar penjuru Desa Adat dan Banjar adat bersama krama desa atau warga melalui konsep gotong royong.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan